Minggu, 20 Oktober 2013

Persiapan Menghadapi Long Run

Long Run atau bisa disebut juga lari jarak jauh,
bisa terdiri dari Marathon (42,195 km), Hafl Marathon (21,1 km), Ultra Running (>50km) pastinya perlu persiapan untuk menghadapinya.
Dalam hal ini yang ingin saya bahas adlah mengenai persiapan Half Marathon, karena saya sendiri akan ikut berlari di event Mandiri Jakarta Marathon 2013.

1. Sepatu Lari 
Untuk dapat berlari jarak jauh perlu sepatu yang nyaman sehingga kaki kita merasa tidak disiksa serta dapat mengurangi resiko cedera akibat berlari. Disarankan agar memakai sepatu lari dengan sol yang tebal. Tujuannya adalah untuk meredam getaran yang terjadi antara kaki dengan permukaan lari sehingga dengan diredam tersebut dapat mengurangi kelelahan otot, dengan begitu kita dapat berlari lebih jauh lagi.
Bagi yang punya duit banyak, bisa dicoba sepatu lari Hoka One One (baca : Hoka Onay Onay). Sepatu ini memiliki sol sangat tebal, gendut, dan melengkung di bagian telapaknya.



2. Sunblock
Long run pasti memakan waktu yang lama, apalagi untuk pelari mingguan macem saya ini. Maka disarankan untuk memakai sunblock untuk mencegah kulit berubah warna akibat sinar matahari. Apalagi jika berlari di daerah panas, lari sebentar saja bisa membuat kulit jadi lebih gelap, apalagi long run.



3. Visor
Visor, sejenis topi tetapi bagian tengahnya bolong. Gunanya visor adalah untuk melindungi muka dari sengatan matahari saat berlari. Bagi yang tidak terbiasa memakai topi bisa dengan memakai kacamata supaya tidak silau terkena sinar matahari



4. Plaster 
Nah ini juga yang penting, plaster. Buat apaan?
Plaster ini bisa dipakai di jari-jari kaki, tujuannya agar dapat meredam benturan yang terjadi antara kuku kaki dengan ujung sepatu bagian dalam.
Apalagi dalam long run, kita berlari dalam durasi yang lama, pasti terjadi benturan yang berulang-ulang antara kuku kaki dengan ujung sepatu. Meskipun sudah dilindungi kaos kaki, hal ini juga dapat menyebabkan kuku kaki bisa patah akibat benturan yang berulang-ulang. Kalo kuku kaki sudah patah, sakit banget rasanya, berdarah dan tidak bisa menyelesaikan sampai garis finish. Jangan sampai kejadian deh.

5. Supporter
Supporter ini biasanya dipakai untuk meredakan cedera. Saya sendiri sering bermasalah dengan anckle kaki kiri, biasanya sehabis berlari sering terasa sakit. Sebagai jaga-jaga persiapan saat berlari, ada baiknya dibawa, siapa tau saat kita lari cedera kita kambuh lagi.


Tips-Tips Berlari Long Run
Berlari long run menguji daya tahan berlari, selain teknik pernapasan, teknik berlari juga perlu diperhatikan supaya kita dapat menyelesaikan race dengan baik.

Pernah baca beberapa artikel tentang lari, ada yang namanya teknik 'Start Slow Finish Strong', jadi pada saat start awal berlari, slow run saja dulu (karena kita bukan atlet pro dan cuma hobi lari saja) dianggap sebagai pemanasan dan persiapan terhadap tubuh. Jaraknya tidak ditentukan, tergantung dari kebiasaan dan persiapan masing-masing. Kalo saya biasanya lari slow sejauh 5km. Lalu setelah itu ketika badan kita sudah terbiasa, maka tingkatkan menjadi normal run. Normal run ini adalah pace kita sendiri. Karena badan sudah terbiasa maka dengan sendirinya akan beralih menjadi normal run. Menjelang finish (kira-kira 1km atau 500 meter) tingkatkan kecepatan berlari sekencang-kencangnya (Strong run) lalu masuki garis finish dengan bergaya (biasanya banyak fotografer di garis finish) jadi kamu punya foto finish yang unik dan bergaya kamu banget. Dengan teknik ini, biasanya para runners memiliki catatan waktu lebih baik.

Oiya jangan dilupakan mengenai hidration, atau air minum.
Pada saat berlari selama 1 jam, disarankan untuk meminum 1 liter air untuk mengganti cairan tubuh yang keluar menjadi keringat. Selain itu juga dapat menyebabkan dehidrasi. Minuman isotonik juga bagus untuk diminum untuk menggantikan cairan tubuh. Namun yang perlu diingat adalah jangan minum terlalu banyak saat berlari, karena dapat menyebabkan kembung dan lari pun menjadi tidak enak. Ada baiknya minum secara sedikit-sedikit tetapi sering daripada minum sekaligus banyak. Oleh karena itu manfaatkanlah water station dengan sebaik-baiknya saat berlomba.