Hari-hari setelah memiliki anak pun ternyata cukup merepotkan.
Belum lagi biaya-biaya yang dikeluarkan untuk menunjang kelangsungan kehidupan keluarga.
Jika saat baru menikah saja harus pintar membagi nya bersama pasangan, apalagi ketika sudah memiliki anak.
Selama masa kehamilan dan mempersiapkan kehidupan sang anak, mungkin pernah dengar orang tua berkata "anak itu pasti bawa rejeki"
Dan benar saja, saya pun merasakannya. Selain bekerja reguler di sebuah konsultan, saya pun punya usaha sampingan yaitu online shop yang membuat bantal (bantal custom). Saat awal menjalani memang terasa berat, hanya ada order 1 buah dalam 1 bulan, kemudian ada peningkatan sampai dengan sekarang alhamdulillah setiap minggu ada saja yang memesan. Dan saya percaya itu pasti rejeki yang dibawa oleh sang anak yang harus dijemput oleh kedua orang tuanya.
Karena anak itu adalah titipan dari Yang Maha Kuasa,
Tidak mungkin Yang Maha Kuasa menitipkan kepada kita tanpa diberikan jaminan kehidupannya kelak.
Misal begini, kita punya kucing peliharaan, suatu hari harus pergi keluar kota tanpa membawa kucing,
pastinya kucing itu dititipkan kepada orang yang akan merawatnya. Tentunya juga kita harus menyiapkan berupa uang untuk beli makanannya, untuk kebersihan kandangnya, untuk biaya perawatan dan sebagainya.
Begitupun dengan anak, apalagi yang menitipkan adalah Yang Maha Kuasa, percaya lah, pasti akan dicukupkan kebutuhan untuk kehidupannya.
Untuk pasangan yang belum memiliki anak, bersabarlah, gunakan waktu yang kosong ini untuk menabung mempersiapkan segalanya. Karena punya anak itu ga murah,hehe
Saat Masa Kehamilan
Biaya kontrol ke dokter kandungan setiap bulan, sekitar Rp 200.000 - Rp 600.000
Pada masa kehamilan 1-7 bulan, kontrolnya 1 bulan sekali
Pada masa kehamilan 7-8 bulan, kontrolnya 2 minggu sekali
Pada masa kehamilan 8-9 bulan, kontrolnya 1 minggu sekali
Pengajian / syukuran 4 bulanan, biaya sekitar Rp 3.000.000 - Rp 4.000.000
*tergantung kondisi masing-masing
Pengajian / syukuran 7 bulanan, biaya sekitar Rp 3.000.000 - Rp 4.000.000
*tergantung kondisi masing-masing, ada yang dilakukan dan ada yang tidak, karena 7 bulanan bersifat tradisi
Saat Persalinan,
Pada umumnya, para suami ingin memberikan kenyamanan dan layak kepada istrinya.
Maupun kepada keluarga nya saat ikut menemani,
Sebagai gambaran, saat persalinan anak pertama di Rumah Sakit Emma Poeradiredja, kelas VIP
masa perawatan 3 hari 2 malam + biaya dokter + obat + perawatan + persalinan normal
menghabiskan biaya sekitar Rp 9.700.000
Rumah Sakit Emma, menurut saya adalah salah satu rumah sakit yang masih wajar harganya dan terjangkau.
Pasca persalinan,
Saat pasca persalinan pun juga memerlukan banyak biaya.
Diantaranya aqiqah, aqiqah dilakukan 7 atau 14 atau 21 atau 28 hari setelah anak lahir.
Namun yang paling utama dilakukan pada 7 hari setelah anak lahir.
Biaya untuk 2 ekor kambing saja sudah 5-6 juta, belum biaya yang lainnya.
Jadi kemarin saat Thoriq aqiqah, kurang lebih sekitar 10-11 juta
Sekali lagi, saya tidak berniat sombong atau pamer, hanya sekedar berbagi tentang apa yang pernah saya lewati. Semua kembali lagi kepada masing-masing pribadi, karena saat ini sudah banyak sekali pilhan.
Karena urusan keuangan itu bisa jadi hal yang paling sensitif dalam kehidupan berkeluarga.
Selagi belum memiliki anak, maka menabung lah sebanyak banyaknya.
Persiapkan semuanya dengan matang. Karena anak terlahir ke dunia tidak membawa Manual Book nya,hehe
Bersambung ke Part 3 ya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar